Thursday, September 26, 2019

Gas Air Mata Penuhi Stasiun Palmerah

KONTAK - (24/09) Sekitar pukul 17.00 WIB, seluruh mahasiswa yang sedang menyuarakan aspirasi dipukul mundur oleh aparat kepolisian. Kericuhan semakin menjadi. Aparat kepolisian membentuk barikade untuk terus memukul mundur para mahasiswa. Gas air mata dan mobil water cannon pun sudah mulai dikeluarkan oleh aparat kepolisian untuk mengahalau mahasiswa yang berusaha terus maju dan masuk ke dalam gedung DPR RI.


Kericuhan terpecah ke beberapa titik salah satunya Flyover Ladokgi yang menjadi salah satu tempat massa berkerumun usai dipukul mundur polisi. Tak hanya di pintu masuk gedung DPR, saat mahasiswa Politeknik Negeri APP Jakarta ingin melanjutkan perjalanan pulang, massa aksi pada pintu belakang gedung DPR sudah sangat meluap. Mereka tengah memaksakan untuk menjebol pintu gerbang. Sayangnya, hal itu disambut dengan gas air mata yang melemahkan pandangan seluruh peserta aksi. “woy cewek woy cewek, kasih jalan dulu kasih jalan”, teriak mahasiswa beralmamater kuning agar peserta aksi membuka jalan untuk mahasiswi Politeknik Negeri APP Jakarta.

Dok. Kontak

Belum berakhir, sekitar pukul 19.30 WIB aparat kepolisian terlibat bentrok dengan mahasiswa sehingga gas air mata kembali diledakan dan membuat kepanikan di Stasiun Palmerah yang di dalamnya tidak hanya terdapat mahasiswa yang ingin kembali ke rumah, tetapi juga ada penumpang kereta lainnya pulang dari tempat kerja. Beberapa mahasiswa dari Politeknik Negeri APP Jakarta tumbang yang kebanyakan adalah perempuan, hal ini dikarenakan sangat menyengatnya gas air mata jika terhirup dan cukup menyesakan pernapasan serta membuat mata perih.

Situasi semakin tidak kondusif, sebagian mahasiswa Politeknik Negeri APP Jakarta yang sudah berada di dalam stasiun di arahkan untuk segera menaiki kereta tujuan Tanah Abang agar dapat jauh lebih aman, sebagian lagi yang masih belum masuk kedalam stasiun di evakuasi untuk masuk ke dalam stasiun.

Kericuhan lain juga terjadi di sekitar Jakarta Convention Center. Sekitar pukul 20.30 WIB, pasukan TNI dari kesatuan Kodam Jaya turun untuk membantu mengamankan demo. Barisan TNI berada dekat dengan barisan mahasiswa untuk meredam amarah massa setelah bentrok dengan aparat kepolisian.

Para mahasiswa Politeknik Negeri APP Jakarta yang sudah aman, berkumpul di Stasiun Tanah Abang untuk menghindari bentrok yang semakin parah di Staisun Palmerah. Lepas almamater pun dilakukan saat diperjalanan pulang. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya sasaran-sasaaran yang ditujukan kepada mahasiswa Politeknik Negeri APP Jakarta dari aparat kepolisian ataupun dari oknum-oknum tidak bertanggung jawab.


(Hanum/Sheila)

No comments:
Write komentar