Monday, April 30, 2018

Rusaknya 'Bangjo' Hambat Kegiatan Mahasiswa

doc. Kontak


Bangku Ijo atau lebih dikenal dengan Bangjo adalah fasilitas yang paling sering digunakan oleh mahasiswa Politeknik APP Jakarta.

Fasilitas ini dibuat sebagai sarana tempat belajar para mahasiswa atau bahkan digunakan sebagai tempat duduk-duduk santai mahasiswa.

Fasilitas yang mendukung dalam proses belajar merupakan hal penting dalam kegiatan belajar, baik fasilitas inti maupun fasilitas pendukung.

Akan tetapi, banyak terdapat kerusakan pada Bangjo dan fasilitas pendukung lainnya seperti stopkontak atau steker, meja dan bangku, serta atap yang bocor apabila hujan.

Tentu saja hal ini menyebabkan banyaknya keluhan mahasiswa akibat kondisi Bangjo yang kian memburuk.


“Fasilitas Bangjo ya, kalo sekarang sih, kalo kata aku pribadi, kan sekarang udah gak ada pohonnya gitu ya, udah ditebangin jadi makin panas yang pertama, terus meja-mejanya juga udah gak layak digunain, udah ga nyaman, ga senyaman dulu buat apa ngerjain tugas terus colokan-colokannya itu gak bisa digunain.” Ujar Zakkiyatul Baroro Prodi MPIE tahun 2016 (28/04).

Setelah mendapat berbagai reaksi yang telah dikeluarkan oleh mahasiswa, pihak dari kampus Politeknik APP Jakarta pun angkat bicara terkait dengan fasilitas Bangjo yang kian memburuk.

Bangjo buat kegiatan mahasiswa belajar, oke kita bisa benerin misalkan karena dituntut untuk benerin untuk fasilitas mahasiswa dan bahkan untuk minta berapa lama waktu yang diperlukan buat benerin itu, saya dan pimpinan bisa ngobrol dan kita bisa benerin.” Ujar Ari Yulianto (04/04).

Menurut Ari Yulianto, rusaknya fasilitas Bangjo dikarenakan mahasiswa tidak ikut serta dalam menjaga fasilitas Bangjo. Tidak hanya mahasiswa, alam pun turut disebut penyebab rusaknya Bangjo seperti karat pada bangku dan meja.

“Saya juga gak menyalahkan mahasiswa sepenuhnya ada alam juga. Hujan dan segala macam. Karat itu kan karena kejadian alam, cuma upaya dari mahasiswanya itu kurang, sangat-sangat kurang misalkan mejanya itu bisa hancur karena didudukin terkadang habis minum, minumnya ditaro diatas situ basah.” lanjut Ari Yulianto.

Harapan pun muncul dari pihak mahasiswa agar fasilitas Bangjo segera diperbaiki.

Harapannya mungkin, okelah ditebangin, tapi di atas atapnya tuh gimana caranya bocornya itu kalo hujan tuh, dibenerin lagi atapnya biar gak panas yang pertama kalo hujan gak bocor kalo panas gak terlalu panas gitu itu kayaknya berasa gak ada atapnya gitu mba.” tambah Zakkiyatul.


doc. Kontak
   
Bangku Ijo adalah fasilitas yang dibuat untuk kegiatan mahasiswa.

Oleh karena itu, mahasiswa diwajibkan untuk ikut turut serta dalam menjaga fasilitas-fasilitas yang tersedia.

Perbaikan pada Bangjo ini pun turut ditunggu-tunggu oleh seluruh mahasiswa Politeknik APP Jakarta.

Terhambatnya proses perbaikan pada Bangjo ini disebakan karena keterbatasan dana atau anggaran yang tersedia.

“Sistem ketersediaannya terbatas, sedangkan ada prioritas seperti ada gedung yang lain atau dibagian APP yang lain. Ada yang lebih prioritas lagi yang belum terselesaikan dan akhirnya mengantri. Dalam antrian itu, masuk dalam antrian bisa dikerjakan atau tidak. Karena memang yang membatasi itu dana sebenarnya atau anggaran. Karena anggarannya terbatas biaya digunakan untuk perbaikan ditempat lain.” tambah Ari Yulianto (04/04) (Nanda, Vergina, Safety)

No comments:
Write komentar