Wednesday, April 04, 2018

Informasi Sertifikasi Profesi Mendadak, Mahasiswa: APP 'Kampus Tahu Bulat'





Doc: media kontak


Mahasiswa tingkat akhir Manajemen Pemasaran Industri Elektronika (MPIE) Politeknik Negeri APP Jakarta dikagetkan oleh pengumuman mengenai kelanjutan sertifikasi profesi yang diumumkan oleh Ketua Program Studi MPIE, Ari Wicaksono.

Pasalnya pengumuman tersebut terkesan mendadak dan tidak ada pemberitahuan dari jauh-jauh hari.

Banyak mahasiswa yang keberatan dengan hal tersebut karena bentrok dengan kegiatan lain yang memang sudah mereka persiapkan dari jauh-jauh hari.

Bahkan banyak juga mahasiswa tingkat akhir Politeknik APP Jakarta yang melakukan Kerja Praktik (KP)  diluar Jabodetabek yang memang membutuhkan persiapan yang tepat untuk kembali ke Jakarta.

Pengumuman yang disebarkan langsung oleh ketua program studi tersebut terdapat tujuh poin di dalamnya. Poin-poin tersebut yaitu :

1. Mahasiswa semester 6 wajib hadir (7 April 2018). 

2. Melihat pengumuman kompeten hasil ujian kompetensi sales operation. 

3. Membawa buku atau modul berkaitan sales operation. 

4. Bila dinyatakn kompeten maka mengikuti upgrading ujian kompetensi sales opartion (soal 30 pilihan ganda).

5. Bila dinyatakan belum kompeten mengikuti pelatihan materikulasi. 

6. Bila belum kompetensi wajib mendaftar kembali untuk skema: 

Service operation

Brand operation 
(Pilih salah satu).
7. Info kelulusan kompeten atau tidaknya akan diumumkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Politeknik APP Jakarta  pada  Sabtu 7 April 2018 di Kampus Politeknik APP.


Apabila ada mahasiswa yang tidak hadir pada  Sabtu 7 April 2018 dan lulus uji sertifikasi tahun lalu maka dinyatakan gugur dan diwajibkan mengikuti ujian skema service atau brand operation.

Pengumuman tersebut dianggap terlalu mendadak untuk hal yang (dianggap) penting seperti sertifikasi profesi.

Hal tersebut menimbulkan berbagai reaksi dari kalangan mahasiswa Politeknik APP Semester enam yang menganggap Kampus APP 'Kampus Tahu Bulat' yang suka dadakan dalam memberikan informasi.

Hal yang lebih menarik lagi ada mahasiswa yang memiliki teman di kampus lain mengatakan bahwa sertifikat LSP itu tidak diakui oleh perusahaannya pada saat dia telah bekerja karena tidak ada 'cap' dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) langsung.

Mahasiswa tersebut mengkhawatirkan hal tersebut terjadi juga di Politeknik APP Jakarta. (Tri)


No comments:
Write komentar