Sunday, June 11, 2017

Gairah Ramadhan di Tomtowi Syafei



Antrian takjil gratis di Masjid Tomtowi Syafei Politeknik APP Jakarta
Dokumentasi Media Kontak


Jakarta(6/11/2017). Masjid Tomtowi Syafei yang berlokasi di Kampus Politeknik APP mengadakan kegiatan rutin setiap tahunnya, yaitu buka bersama yang dimulai dari hari pertama bulan Ramadhan sampai dengan sekarang. Antusias mahasiswa cukup tinggi untuk kegiatan buka bersama yang diselenggarakan Masjid Tomtowi Syafei tersebut. Beberepa faktornya ialah:
1 . Puasa pada tahun ini bertepatan dengan diadakannya Ujian Akhir Semester (UAS), dengan adanya kegiatan bukber di Masjid Tomtowi ini mahasiswa sangat senang karena makanan yang disediakan bisa dinikmati setelah selesai melaksanakan UAS yang notabenenya UAS di Poltek APP dilaksanakan sampai sore.
2 . Irit Pengeluaran karena gratis atau cuma-cuma tanpa dipungut biaya karena diadakan oleh pihak kampus. Untuk mahasiswa yang kos atau ngontrak dan low budget, tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mahasiswa yang kos, kegiatan bukber ini setidaknya mampu mengganjal perut sampai menjelang sahur.
3 . Banyaknya tugas yang menumpuk dan tidak memungkinkan untuk dikerjakan di rumah karena waktu yang terlalu singkat juga menjadi faktor penyebab ramainya buka bersama di Masjid Tomtowi Syafei.
4 . kegiatan ngabuburit dikampus juga menjadi salah satu penyebab ramainya bukber di masjid ini.


Selain buka bersama, pengurus Masjid Tomtowi Syafei juga mengadakan kegiatan ibadah shalat tarawih untuk warga kampus Poltek APP. Namun berbanding terbalik dengan diadakannya kegiatan bukber. Justru kegiatan ibadah terawih ini sangat minim. Pada awal bulan puasa, ibadah tarawih cukup ramai namun seiring pertengahan bulan Ramadhan semakin sepi. Faktor penyebab minimnya mahasiswa tarawih di kampus cukup beragam. beberapa diantaranya ialah:
1 . Mahasiswa yang kos lokasinya cukup jauh dengan Masjid Tomtowi Syafei jika ditempuh dengan jalan kaki, sehingga mahasiswa lebih memilih masjid yang lebih dekat dengan tempat kosnya.
2 . Kekenyangan setelah habis berbuka puasa. Mungkin faktor minimnya ibadah tarawih di Masjid Tomtowi Syafei ini yang lebih realistis. Seperti pernyataan “ laper galak, kenyang bego” yang artinya jika di bulan puasa “makan terlalu banyak dan kekenyangan , maka akan membuat malas beraktivitas”.
3 . Sibuk belajar UAS dan tidak memungkinkan untuk ibadah tarawih serta tugas yang sudah deadline.

Shalat tarawih di Mesjid Tomtowi Syafei terlihat sepi
Dokumentasi Media Kontak


Kegiatan shalat tarawih Bersama ini memang untuk seluruh masyarakat Politeknik APP “ibadah terawih di Masjid Tomtowi Syafei ini diwajibkan untuk warga kampus Politeknik APPucap Tirta dosen Poltek APP (10/6). Baiknya kita sebagai mahasiswa juga peduli, peka, dan ikut berpartisipasi, demi kebaikan kampus dan mahasiswanya. (Imam)

No comments:
Write komentar